merupakan salah satu wasilah doa yang populer diamalkan umat Muslim untuk memohon kelancaran rezeki, kewibawaan, dan keberkahan harta.
Dalam Al-Qur'an, terdapat beberapa ayat yang mengabadikan doa beliau saat memohon kerajaan dan nikmat kepada Allah SWT.
Berikut adalah doa-doa utama Nabi Sulaiman AS yang berkaitan dengan rezeki dan syukur:
1. Doa Memohon Kerajaan dan Rezeki yang Tak Tertandingi
Doa ini tercantum dalam Surah Sad ayat 35. Nabi Sulaiman memohon ampunan sekaligus anugerah yang tidak dimiliki orang lain setelahnya.
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَّا يَنبَغِي لِأَحَدٍ مِّن بَعْدِي ۖ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ
Latin: Robbigfirlii wa hab lii mulkan laa yanbaghii li-ahadin mim ba’dii, innaka antal wahhaab.
Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahilah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Pemberi."
2. Doa Menundukkan Hati (Surah An-Naml: 30-31)
Dalam dunia perdagangan atau bisnis, doa ini sering diamalkan untuk menundukkan hati relasi atau pelanggan agar terjalin hubungan yang baik secara jujur (atas izin Allah).
إِنَّهُ مِن سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ . أَلَّا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَ
Innahu min sulaimaana wa innahu bismillahirrohmanirrohiim. Allaa ta'luu 'alayya wa'tuunii muslimiin.
Artinya: "Sesungguhnya (surat) itu dari Sulaiman yang isinya: 'Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Janganlah kamu berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri'."